Apa itu TV Digital? Ini Bedanya dengan TV Analog

TV digital adalah siaran televisi yang lebih efisien dibandingkan siaran TV analog, kualitas gambar dan suara jauh lebih bagus bahkan dapat menghadirkan berbagai tayangan secara gratis. Jadi, Anda tidak perlu berlangganan layaknya seperti TV kabel.

tv digital adalah televisi milenial

Kehadiran televisi digital memang menjadi solusi paling tepat untuk menggantikan televisi analog saat ini, khususnya bagi masyarakat agar bisa menikmati tayangan yang jernih tanpa ada noise (bintik-bintik semut) yang tentu saja cukup mengganggu.

 

Sementara bagi penyedia layanan siaran, melalui sistem penyiaran digital ini dapat meningkatkan kapasitas layanan melalui efisiensi pemanfaatan spektrum frekuensi, dimana untuk satu frekuensi kini bisa disesaki 10 atau lebih chanel.

 

Disamping itu, masyarakat pun bisa melakukan interaktif langsung dengan pemancar, seperti teleshopping atau telelearning. Nah, untuk mengetahui lebih jauh tentang televisi digital, berikut ulasannya.

Apa itu TV Digital?

pengertian tv digital menurut kbbi wikipedia

TV digital adalah sistem penyiaran televisi yang sudah menggunakan standar siaran DVB-T2 (Digital Video Broadcasting-Terrestrial Second Generation), sinyal siaran digital ini merupakan pengembangan dari standar DVB-T yang ditetapkan pada tahun 2007.

 

Meskipun frekuensi TV digital sama seperti TV analog, yakni menggunakan frekuensi VHF / UHF. Pada siaran tv digital terdapat fasilitas tambahan berupa fitur EPG (Electronic Program Guide), siaran yang akan dan telah ditayangkan bisa diketahui pemirsa.

 

Secara sederhana, televisi digital dapat menangkap sinyal digital dalam bentuk bit data informasi, sama seperti streaming atau YouTube dan sejenisnya. Melalui sinyal digital ini, gambar yang ditampilkan benar-benar jernih tidak ada noise.

 

Selain itu, TV model digital pun hanya memiliki dua status yang terdiri dari status diterima atau tidak diterima. Ketika dapat menerima sinyal digital dengan baik, maka gambar akan ditampilkan. Sebaliknya jika tidak menerima sinyal, maka gambar tidak akan ditampilkan.

Sejarah Singkat TV Digital

sejarah tv digital dan tv analog

Sebenarnya Televisi dengan siaran digital sudah diperkenalkan pada tahun 2007. Kala itu pemerintah mengumumkan bahwa DVB-T menjadi standar penyiaran TV model digital. Namun pada tahun 2012, ketetapan ini berganti menjadi siaran digital DVB-T2.

 

Melalui adanya perubahan ketetapan DVB-T ke DVB-T2, maka diharapkan bisa mempercepat transisi siaran televisi analog ke digital. Dengan demikian, masyarakat dapat menikmati siaran televisi dengan kualitas gambar tajam dan suara lebih jernih secara gratis.

 

Migrasi Televisi analog ke digital juga tidak serta merta hanya sekedar mengikuti perkembangan zaman, namun lebih kepada upaya untuk melakukan efisiensi penggunaan pita frekuensi.

 

Sebagai informasi, DVB-T (Digital Video Broadcasting-Terrestrial) merupakan teknologi standar penyiaran televisi digital yang saat ini sudah banyak diterapkan di dunia pertelevisian global untuk transmisi siaran televisi digital.

 

Apa yang membedakan siaran TV digital dengan TV analog? Bagi Anda yang belum mengetahui terkait dengan perbedaan kedua sistem siaran televisi ini, mari simak penjelasan dibawah ini!

Perbedaan TV Digital dan Televisi Analog

perbedaan tv digital dan tv analog

Ada beberapa perbedaan TV digital dan analog yang perlu diketahui, tujuannya agar Anda tidak salah memilih ketika ingin membeli televisi baru. Adapun perbedaannya sebagai berikut:

1. Kualitas Gambar

Perbedaan yang paling terlihat antara televisi yang sudah digital dan masih analog dari kualitas gambar, dimana tv model digital gambar yang ditampilkan lebih tajam dan suara lebih jernih dengan kualitas HD hingga 4K. Lantaran dibekali bandwith yang lebih luas.

 

Sementara televisi analog memiliki ukuran terbatas dengan visual yang masih standar, terkadang terdapat noise atau serupa bintik-bintik semut jika sinyal lemah, hal ini karena televisi model ini sangat bergantung pada jarak transmisi.

2. Bentuk Televisi

Perbedaan lainnya yang bisa dilihat secara langsung dari segi bentuk, televisi analog cenderung lebih tebal karena masih menggunakan kaca tabung. Meskipun bisa diubah menjadi tv digital dengan memasang alat tambahan seperti STB (Set Top Box).

 

Sementara televisi model digital memiliki bentuk tipis dengan layar datar (flat), televisi ini sering disebut TV LED. Selain bisa menangkap sinyal digital, juga bisa menangkap sinyal analog. Meskipun tidak semua TV ini termasuk model digital.

3. Pemancar Televisi

TV model analog cenderung ketergantungan pada jarak stasiun pemancar. Artinya, ketika jarak stasiun pemancar dengan antena semakin jauh, maka sinyal yang diterima semakin lemah. Hal inilah yang membuat gambar menjadi kurang jelas, noise dan berbayang.

 

Sementara TV jenis digital tidak bergantung pada dekat atau jauhnya jarak dengan pemancar, hal ini karena sudah menggunakan sinyal digital dalam bentuk bit. Jika pemancar tidak menerima sinyal, maka tidak akan muncul gambar, begitupun sebaliknya.

4. Jenis Sinyal

Adapun jenis sinyal TV model analog berupa sinyal UHF (Ultra High Frequency), sinyal ini dianggap kurang efisien karena tergantung dari kondisi cuaca, terkadang jauh lebih sensitif jika antena dipasang tidak sesuai untuk penerimaan optimal.

 

Berbeda halnya dengan televisi digital, jenis TV ini sudah menggunakan siaran digitalĀ  DVB-T2 sehingga masyarakat dapat menikmati siaran televisi dengan gambar berkualitas HD secara gratis. Meskipun siaran digital yang ditangkap bergantung pada sinyal antena.

5. Fitur Televisi

Perbedaan TV digital dan TV analog lainnya terletak pada fiturnya. Televisi analog tidak memiliki fitur canggih. Sementara TV digital sudah dilengkapi layanan interaktif dan fitur EPG (Electronic Program Guide) untuk menayangkan acara yang telah atau akan disiarkan.

 

Selain itu, fitur canggih pada TV model digital lainnya berupa fitur EWS (Early Warning System). Fitur peringatan dini bencana berupa pesan pop-up yang dapat diterima oleh pemirsa tv. Dengan begitu, fitur canggih ini diharapkan dapat mencegah kerugian.

 

Itulah beberapa perbedaan TV digital dan analog yang secara fitur dan fungsi tentunya berbeda jauh, dimana televisi jenis digital memiliki fitur canggih yang sangat bermanfaat bagi penggunanya. Lantas, apa kelebihan TV digital? Berikut ulasannya.

Kelebihan TV Digital

kelebihan tv digital terbaik

Jika Anda masih menggunakan TV analog dan ingin beralih ke TV digital, hal ini merupakan langkah tepat karena televisi dengan sinyal digital memiliki banyak kelebihan dibanding televisi siaran analog. Adapun kelebihannya sebagai berikut:

1. Sinyal Lebih Stabil

Kelebihan TV dengan siaran digital memiliki sinyal lebih stabil, hal ini dikarenakan sinyal yang digunakan adalah DVB-T2. Transmisi ini lebih stabil dalam menangkap sinyal, maka gambar yang ditampilkan pada layar televisi tidak akan berubah ketajamannya.

 

DVB-T2 merupakan sistem transmisi digital yang kini sudah menjadi standar siaran untuk televisi digital. Transmisi ini menerapkan teknik modulasi dan pengkodean yang memungkinkan penggunaan spektrum frekuensi terestrial yang sangat efisien

2. Kualitas Gambar HD

Dengan penggunaan transmisi sinyal DVB-T2 memiliki kelebihan dapat menikmati siaran televisi dengan kualitas HD bahkan 4K secara gratis, gambar yang ditampilkan dijamin bagus tidak ada bintik-bintik semut, termasuk suara yang dihasilkan pun sangat jernih.

 

Ketika sinyal yang diterima televisi lemah, maka gambar akan tetap ditampilkan namun dalam kondisi patah-patah, bukan buram maupun banyak bintik-bintik semutnya. Jika tidak tersedia sinyal yang diterima, maka pada layar televisi tidak akan tampil gambar.

3. Lebih Banyak Channel

Berbeda halnya dengan televisi analog yang hanya bisa menangkap sedikit channel. Sistem kompresi data yang digunakan pada siaran televisi digital memungkinkan untuk memuat lebih banyak data dan informasi audio visual pada satu spektrum frekuensi.

 

Satu frekuensi pada siaran televisi digital dapat memuat lebih banyak channel, hal inilah yang kemudian membuat siaran digital lebih efisien. Untuk dasar alasan itulah, saat ini pihak pemerintah gencar melakukan sosialisasi agar masyarakat beralih ke siaran televisi digital.

4. Beragam Fitur Multimedia

TV model digital tidak hanya menampilkan siaran televisi biasa, namun juga memiliki fitur multimedia yang beragam, seperti akses WiFi, memutar YouTube, memutar video dari file yang tersimpan di kartu memori, dan masih banyak fungsi multimedia lainnya.

 

Selain itu, Anda juga bisa menyaksikan siaran yang telah atau akan ditayangkan berkat fitur EPG (Electronic Program Guide). Kemudian Anda juga bisa menilai kualitas penyiaran dengan memberikan rating program televisi yang ditonton. Menarik bukan?

5. Memiliki Dua Status Siaran

Televisi Digital ternyata tidak hanya bisa menangkap sinyal digital saja, namun juga bisa menangkap sinyal analog. Jadi, ketika Anda beralih dari TV analog ke TV digital, maka tidak perlu mengganti antena baru karena masih bisa digunakan untuk siaran digital.

 

Antena UHF memang identik dengan siaran televisi analog, namun juga masih bisa digunakan untuk siaran televisi digital, asalkan kualitas antena UHF masih bagus. Anda pun bisa menambahkan Set Top Box untuk membuat siaran digital lebih berkualitas.

 

Lantas, apakah TV model analog bisa beralih ke TV model digital? Tentu saja bisa, jika Anda masih menggunakan televisi tabung atau televisi jenis analog, maka hanya perlu alat yang bisa mengubah siaran digital, yaitu alatnya samacam STB (Set Top Box).

Kenapa Harus Pakai Set Top Box?

alat tv digital set top box terbaik dan murah

Dengan menggunakan STB atau Set Top Box, televisi jenis tabung dan antena UHF pun bisa menangkap sinyal digital. Hal ini dikarenakan STB sudah mendukung sinyal DVB-T2 yang merupakan standar transmisi siaran digital baru yang ditetapkan di Indonesia.

 

Set Top Box TV digital adalah alat yang berfungsi untuk melakukan konversi sinyal analog ke sinyal digital, melalui alat ini TV analog bisa menampilkan gambar dan suara lebih jernih dan tajam layaknya siaran televisi digital, maka Anda tidak perlu membeli televisi baru.

 

Jadi, bagi Anda yang belum mampu membeli TV digital maka bisa memanfaatkan alat STB. Dengan alat ini, Anda bisa menikmati siaran televisi digital dengan kualitas yang bagus. Lalu, apa keuntungan menggunakan Set Top Box?

Keuntungan Menggunakan Set Top Box

tips membeli set top box tv digital online

Ada banyak keuntungan menggunakan Set Top Box yang disebut juga sebagai decoder, salah satunya adalah kualitas gambar dan suara lebih bagus tidak ada bintik-bintik semut (noise). Adapun keuntungan menggunakan Set Top Box TV digital adalah sebagai berikut:

 

  1. Channel televisi bervariasi, tidak hanya menampilkan siaran televisi lokal bahkan bisa menampilkan tayangan luar negeri
  2. Dengan STB dapat mengatur setelan bahasa, penerimaan sinyal, serta mengatur hasil gambar dan tayangan televisi
  3. Dengan STB dapat menghubungkan saluran televisi dengan internet melalui fitur dan layanan WiFi yang tersedia
  4. Anda dapat memutar video atau YouTube di televisi secara langsung melalui pengaturan yang tersedia di STB
  5. STB mampu membaca file dengan format video melalui sambungan USB yang sudah berisi file Video

Tips Memilih Set Top Box Terbaik

cara memasang set top box di tv analog

Berikut ini ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika memilih Set Top Box, Anda tidak boleh asal karena tidak semua STB cocok dengan TV analog Anda, alih-alih menampilkan gambar lebih tajam malah sebaliknya. Yuk, simak tips dibawah ini!

1. Mendukung Siaran Digital

Pastikan ketika membeli Set Top Box sudah mendukung siaran digital Indonesia, yakni menggunakan standar siaran DVB-T2. Keterangan standar siaran ini biasanya tertera di kemasannya, atau bisa tanyakan langsung kepada penjualnya.

2. Merk Rekomendasi Kominfo

Pastikan membeli Set Top Box sesuai dengan rekomendasi dan punya sertifikasi yang diberikan Kominfo, sertifikasi ini sebagai jaminan STB tersebut bisa digunakan untuk siaran televisi digital, termasuk fitur dan layanan siaran bisa berfungsi optimal.

3. Menyesuaikan Kebutuhan

Ketika membeli Set Top Box untuk menayangkan siaran televisi digital, maka fiturnya sesuaikan dengan kebutuhan. Ada STB yang sudah bisa terhubung internet dan memutar video YouTube. Namun sebagai pengguna baru, pilihlah STB dengan fitur standar saja.

4. Cari Tahu Review Produk

Sebelum membeli Set Top Box, sebaiknya mencari tahu dulu review produk STB tersebut. Tidak semua STB cocok untuk semua merk TV, meskipun bisa menampilkan gambar bagus namun terkadang jumlah channel yang tersedia sedikit.

5. Pertimbangkan Harga

Adapun harga Set Top Box untuk menampilkan siaran televisi digital bervariasi. STB dengan fitur lengkap biasanya harganya lebih mahal dibandingkan STB biasa. Adapun harga Set Top Box di pasaran berkisar antara mulai dari Rp 150 ribuan hingga Rp 300 ribuan.

Cara Pasang Alat Set Top Box di TV Analog

biaya langganan stb televisi digital

Adapun cara pasang alat Set Top Box untuk menampilkan siaran TV digital cukup mudah, Anda hanya perlu menyiapkan STB yang sudah mendukung siaran DVB-T2 saja. Adapun cara memasang STB di TV analog atau TV tabung sebagai berikut:

 

  1. Pastikan wilayah Anda mendukung sinyal digital
  2. Pastikan televisi sudah dalam kondisi mati atau Off
  3. Cabut kabel antena TV, lalu pasang di STB
  4. Sambungkan kabel HDMI di STB ke TV analog atau,
  5. Sambungkan kabel AV berwarna merah, kuning, putih
  6. Pastikan STB sudah tersambung dengan daya listrik
  7. Kemudian nyalakan STB dan TV analog
  8. Pilih menu Pengaturan TV, lalu pilih mode AV
  9. Setelah muncul menu STB, pilih pencarian saluran
  10. Terakhir tunggu daftar siaran digital muncul

 

Cara pasang alat STB ke TV analog diatas mungkin bisa saja berbeda, tergantung dari merk STB dan jenis TV analog yang digunakan. Jika ada kendala saat pemasangannya, maka visa meminta bantuan teknisi atau orang yang sudah lebih paham pemasangan STB ini.

Apakah TV Digital Berbayar?

cara menonton youtube di set top box tv digital

Mungkin masih banyak yang beranggapan bahwa untuk menikmati siaran televisi digital ini harus bayar dan berlangganan, padahal fakta sebenarnya untuk menikmati siaran TV digital tidak perlu bayar biaya apapun alias gratis.

 

Jika televisi di rumah Anda masih analog atau TV tabung, maka hanya perlu menyiapkan Set Top Box saja yang harganya cukup terjangkau. Anda sudah bisa menikmati berbagai tayangan favorit dengan nyaman tanpa perlu membayar biaya langganan.

 

Begitu pun dengan antena TV, sebenarnya antena UHF yang biasa menangkap saluran televisi analog, masih bisa digunakan untuk menangkap sinyal digital. Jadi, Anda tidak perlu mengganti atau membeli antena baru jika masih bagus.

 

Demikian informasi yang dapat disampaikan terkait dengan TV digital, dimana saat ini sedang dalam proses peralihan. Diharapkan masyarakat yang masih menggunakan TV analog akhir tahun ini sudah beralih semua ke TV digital yang dijamin gratis.